Ada Struktur Bilangan 19 dalam sholat & Dzikir

Postingan kali ini saya mengajak netter untuk sedikit mengetahui keunikan bilangan 19 dalam Shalat dan Dzikir. Kok bisa? Nih penjelasannya.

Struktur Bilangan 19 dalam sholat

Telah diketahui oleh semua orang muslim bahwa shalat wajib 5 waktu terdiri dari Subuh 2 rakaat, Dhuhur 4 rakaat, Ashar 4 rakaat, Magrib 3 rakaat, dan Isya 4 rakaat. Bilangan rakaat shalat ternyata memenuhi pola tertentu yang mengarah pada struktur bilangan 19.

Perhatikan pola berikut!

Struktur I:

Jika jumlah rakaat ini dijejer mulai dari rakaat shalat subuh sampai shalat isya maka akan diperoleh bilangan 24434

Subuh             Dhuhur           Ashar              Magrib            Isya

2                      4                      4                      3                      4

Ternyata

24434 = 1286 X 19

Jika digit bilangan 24434 dijumlahkan maka akan diperoleh

2+4+4+3+4 = 17

Yang tidak lain merupakan jumlah rakaat shalat wajib 5 waktu, yaitu 17 rakaat. Sedangkan jika digit bilangan 1286 dijumlahkan maka:

1+2+8+6 = 17

Juga merupakan jumlah rakaat shalat 5 waktu secara keseluruhan.

STRUKTUR II:

Bilangan rakaat shalat wajib 5 waktu adalah 2, 4, 4, 3, dan 4. Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari 2, 4, 4, 3, dan 4 adalah 12.

Selanjutnya KPK dari jumlah rakaat shalat dibagi rakaat tiap shalat diperoleh

12 : 2 = 6

12 : 4 = 3

12 : 4 = 3

12 : 3 = 4

12 : 4 = 3

Jika hasil bagi tersebut dijumlahkan maka:

6 + 3 + 3 + 4 +3 = 19.

Struktur bilangan 19 dalam Dzikir

Ketika kita membaca dzikir maka kita akan membaca Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu akbar 33 kali dan La ilaha illallah wahdahu la syarikalahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa ala kulli syaiin qadir sebanyak 1 kali.

Jika masing-masing digit bilangan dijumlahkan maka diperoleh

3+3+3+3+3+3+1 = 19

Pertanyaan yang akan mungkin muncul adalah apa hubungan rakaat shalat dengan jumlah dzikir?

Perhatikan berikut!

Shalat wajib sebanyak 5 kali. 5 adalah bilangan prima ke-3 dan bilangan ganjil ke-3.

Bilangan ganjil: 1, 3, 5, 7, 9,…..

Bilangan prima: 2, 3, 5, 7, 11,…

Jadi, diperoleh 5 dan 33. 5 adalah banyaknya shalat wajib dan 33 banyaknya dzikir (Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu akbar 33 kali).

Shalat wajib 5 waktu terdiri dari 17 rakaat. 17 adalah bilangan prima ke-7 dan bilangan ganjil ke-9.

Bilangan prima: 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23,……

Bilangan ganjil: 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, 19,….

Akan diperoleh

17+7+9 = 33.

Berdasarkan hitungan matematika diatas, diperoleh bahwa shalat 5 waktu terdiri dari 17 rakaat dan akan selalu bertemu dengan bilangan 33.

Apakah ini suatu kebetulan atau sesuatu yang memang didesain dengan sengaja? Tentunya masing2 dapat merasakannya dengan hati nurani yang dalam. Subhanallah…..

Sumber: disarikan dari buku Ada metematika dalam Al Qur’an (Abdusysyakir, M.Pd:2006)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: